Senin, 12 September 2011

Senin, September 12, 2011



SERBA SERBI PANTUN JENAKA 3.b


: untuk tuan serta puan Heru Emka , Muhammaad Rain, Kwek Lina dan Yandri Yadi yansyah


( Kadangkala sesuatu hal yang sederhana


Bisa membuat kita tertawa bahagia
Menyenangkan hati yang nestapa
Andai membacanya dengan rasa yang berbeda )

mari membacanya dengan senyum sumringah dan hati yang lapang ;


selamat pagi menjelang siang sahabat
semoga Alloh berikan berkah dan rahmat
senyum sapa hati riang tersemat
setiap langkah dan urusan selamat


salam hangat sapa mentari
sehangat kopi selamat pagi
walau mulut hampir tak bergigi
masih bisa mengemut sepotong roti


bangun pagi dini hari 
langsung mandi dan gosok gigi
setelah itu sarapan pagi
lalu berangkat keluyuran hari ini


burung-burung berkicau menyambut pagi
sang surya bersinar menyinari bumi
sarapan nasi goreng dan segelas kopi
namun apa daya terpaksa buat sendiri


ikan asin ikan teri
ikan bandeng di dalam kaleng
duhai nikmatnya sarapan pagi
seteko susu dan sebakul nasi goreng


sayur bayam daun selada
tumis kangkung dicampur tomat
Elok jua berbini orang tua
Perut kenyang ajaran pun dapaT


bawang merah warnanya merah
bawang dikupas lalu diiris
jika digoda janganlah marah
salah sendiri punya wajah manis


buah mangga harum aromanya
banyak dijual di pasar pasundan
hey cewek manis yang OL disana
boleh dong kita berkenalan ?


kucing mandi di atas papan
ikan selais mati terdampar
perut buncit bukan karena kekenyangan
karena terkena busung lapar

manis sungguh buah pepaya
daunnya berguna obat malaria
beruntung dapat berbini janda
dapat pula anak gadisnya

indah sungguh bunga sakura
tumbuh sebatang di taman kota
enak juga berbini janda
Anak tirinya dimanjain juga


kucing garong
di atas atap
dulu bencong
kok sekarang tetap ??

ada panci disamping laci
dulu banci sekarang masih banci


Bintang Kejora II, Pekanbaru Riau 2011 , Syawal 1432 H
Di minggu pagi di bawah kolong langit pekanbaru , ( pondok aksara )

Nf: masih dalam proses memenuhi ajakan pak Heru Emka untuk merangkai ” pantun jenaka ”. Dari segala aspek kehidupan, menyajikan beragam gaya dan tema yang berbeda . tentu saja memiliki nuansa dan selera yang berbeda pula. Digali dan digali dari setiap sisi yang ada disekitar kita. Untuk mencukupkan 500 pantun jenaka, tentu tak lepas dari upaya penseleksian guna memenuhi selera pembaca masyarakat Indonesia. Salam pantun jenaka

Yah sesekali waktu, kita luangkan sejenak untuk mengalihkan perasaan , pikiran dan suara jiwa dari merangkai puisi cinta serta puisi sosial yang seringkali menguras energi dan aliran sukma, apalagi menyaksikan serta memikirkan hiruk pikuk perpolitikan di tanah air ini yang tak ubahnya seperti badai tsunami, selalu bikin pusing kepala, hiks...tuangkanlah untuk menghibur diri sendiri serta semua teman, hehehehe semoga terhibur.... 


0 Comments:

Posting Komentar