Kamis, 10 April 2014

Kamis, April 10, 2014

Oleh: Santi Andriani
gayahidup - Rabu, 19 Maret 2014 | 08:24 WIB
 
 
 
Jakarta- Semua orang, baik pria atau wanita pasti mengalami stres, tapi dampaknya bisa berbeda-beda. Stres membuat pria lebih egois, sementara pada wanita stres membuat mereka lebih sosial. 
 "Ada batas halus antara kemampuan engidentifikasi dengan orang lain dan mengambil perspektif mereka. Seperti bersifat empatik dan ketidakmampuan untuk membedakan antara diri dan orang lain, sehingga bertindak egosentris," kata penulis studi Dr Giorgia Silani dari Sekolah Internasional untuk Studi Lanjutan (Sissa) di Trieste, Italia yang bekerja sama dengn peneliti dari Universitas Freiburg di Jerman dan Universitas Vienna.

Tim meminta respoden melakukan beberapa hal yang bisa memicu stres. Seperti berbicara di depan umum dan menjawab soal matematikan dengan perhitungan di kepala mereka (tanpa coret-coretan di kertas). Mereka kemudian juga harus meniru gerakan tertentu, mengidentifikasi emosi mereka dan orang lain dan menilai sesuatu dari perspektif orang lain.

"Apa yang kami amati adalah bahwa stres memperburuk kinerja laki-laki, sementara pada tingkat psikososial, perempuan lebih banyak menerima dukungan eksternal sehingga mampu berinteraksi dengan orang lain lebih baik," lanjut Silani seperti melansir nydaily, Rabu (19/3/2014).

Pada tingkat fisiologis, perbedaan tersebut dapat disebabkan oleh oksitosin, hormon yang berhubungan dengan perilaku sosial. Penelitian lain telah menunjukkan bahwa perempuan menghasilkan lebih banyak oksitosin dalam situasi stres daripada pria. [mor]



dikutip dari : inilah.com
 

0 Comments:

Posting Komentar