Senin, 10 Februari 2014

Senin, Februari 10, 2014




 Jelang pertengahan Februari ini, Eramuslim mencoba mengangkat
peristiwa yang dirayakan hampir seluruh anak muda di dunia, yaitu hari
kasih sayang yang lebih populer dikenal sebagai Valentine’s Day yang
selalu jatuh pada tanggal 14 Februari.




Valentine’s Day dengan segala pernak-perniknya sesungguhnya tidak
lepas dari arus utama Konspiratif yang hendak menghancurkan ketauhidan
seperti yang diajarkan para penyampai Risallah sejak Adam a.s. hingga
Muhammad SAW. Banyak sisi dari ‘hari istimewa’ tersebut yang belum
banyak kita ketahui. Banyak yang menyangka, umat Islam dilarang
mengikuti ritual tersebut semata-mata karena bersumber dari ritual kaum
Nasrani. Ini salah besar. Gereja Katolik pun pernah mengeluarkan
larangan umatnya untuk ikut-ikutan Valentine’s Day. Bahkan Katolik
Ensiklopaedia menyatakan ritual Valentine’s Day berasal dari ritual
pemujaan terhadap setan (The Satanic Ritual) dan paganisme.





Bukan itu saja, daya hancur Valentine’s Day juga dahsyat, terutama
dari sisi akidah dan moral. Sasaran utama penghancuran ini tentu saja
generasi muda.



Dalam bahasa Inggris, “Kasih Sayang” ditulis sebagai “Affection”,
bukan “Love”. Ada perbedaan mendasar antara istilah Affection dengan
Love. Yang pertama lebih dekat dengan perasaan atau curahan hati,
bersifat kejiwaan yang halus dan indah, sedang yang kedua, “Love”, lebih
dekat dengan tindakan yang mengarah kepada kegiatan atau aktivitas
seksual. Mungkin sebab itu, hubungan seksual disebut sebagai “Making
Love”.



Nah, terkait dengan pemahaman tersebut, Valentine’s Day sesungguhnya
tidak tepat jika diartikan sebagai “Hari Kasih Sayang”. Karena peristiwa
yang terjadi berabad tahun silam, yang kini diperingati sebagai Hari
Valentine, berawal dari suatu peristiwa yang lebih tepat disebut sebagai
pesta kemaksiatan (Making Love Party) ketimbang Pesta Kasih
Sayang. Peristiwa tersebut merupakan suatu ritual bagi bangsa Pagan Roma
yang dinamakan Lupercalian Festival.








selengkapnya baca disini >>> Misteri Valentine’s Day (1): Bermula dari Lupercalian Festival - Eramuslim



dikutip dari website : eramuslim.com

 

0 Comments:

Posting Komentar