Kamis, 11 Desember 2014

Kamis, Desember 11, 2014


sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2015 dan akan menyongsong era teknologi baru, salah satunya adalah teknologi 4G Long Term Evolution (LTE). Teknologi ini merupakan generasi keempat dari teknologi data untuk jaringan seluler setelah 3,5G (HSDPA+) dan 3G (HSDPA). Berdasarkan penjelasan Wikipedia, kecepatan jaringan 4G LTE bisa mencapai angka 100 Mbps.
Mari kita telurusi perbandingan dengan menilik sebentar sejarah hadirnya koneksi 4G LTE di Indonesia:

Sejarah singkat

sejarah-4G-LTE-Indonesia
Di Indonesia, perkembangan teknologi 4G LTE dimulai dari tahun 2010 dimana Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang melakukan uji coba teknologi jaringan 4G LTE. Kemudian disusul oleh operator seluler terbesar kedua yaitu XL Axiata yang juga melakukan uji coba di akhir tahun 2010. Setahun kemudian Indosat menyusul uji coba teknologi jaringan 4G LTE.
Hingga akhirnya pada tahun 2013 muncul operator baru bernama Bolt yang menjadi provider pertama yang menyediakan 4G LTE secara komersial di Indonesia. Lalu masuk ke bulan Oktober 2014 lalu, XL Axiata meluncurkan uji coba teknologi 4G LTE ke konsumen yang diperpanjang hingga Maret 2015 dari target awal hingga bulan Desember 2014. Dan pada hari Senin (8/12), Telkomsel secara resmi mengumumkan ketersediaan layanan komersial 4G LTE yang saat ini hanya berlaku untuk sebagian wilayah Jakarta dan Bali. Sayangnya operator seluler GSM terbesar ketiga di Indonesia yakni Indosat belum ikut serta menyediakan 4G LTE. 

Jadi saat ini ada tiga operator seluler yang menyediakan teknologi jaringan 4G LTE di Indonesia. Ketiga operator seluler ini tentunya menawarkan layanan yang berbeda walaupun menggunakan teknologi yang sama. Berikut ialah perbandingan teknologi jaringan 4G LTE yang ditawarkan Bolt, XL Axiata, dan Telkomsel. 


dikutip penuh dari : yahoo

0 Comments:

Posting Komentar