Rabu, 22 Februari 2012

Rabu, Februari 22, 2012




Ditulis oleh Mustofa Bisri
Friday, 24 February 2006 



selama ini di negerimu
manusia tak punya tempat
kecuali di pinggir-pinggir sejarah yang mampat


inilah negeri paling aneh
dimana keserakahan dimapankan
kekuasaan dikerucutkan
kemunafikan dibudayakan
telinga-telinga disumbat harta dan martabat
mulut-mulut dibungkam iming-iming dan ancaman


orang-orang penting yang berpesta setiap hari
membiarkan leher-leher mereka dijerat dasi
agar hanya bisa mengangguk dengan tegas
berpose dengan gagah
di depan kamera otomatis yang gagu

inilah negeri paling aneh
negeri adiluhung yang mengimpor
majikan asing dan sampah
negeri berbudaya yang mengekspor
babu-babu dan asap
negeri yang sangat sukses
menernakkan kambing hitam dan tikus-tikus
negeri yang angkuh dengan hutang-hutang
yang tak terbayar
negeri teka-teki penuh misteri

selama ini di negerimu
kebenaran ditaklukkan
oleh rasa takut dan ambisi
keadilan ditundukkan
oleh kekuasaan dan kepentingan
nurani dilumpuhkan
oleh nafsu dan angkara

selama ini di negerimu 
manusia hanya bisa
mengintip masalahnya dibicarakan
menghabiskan anggaran
oleh entah siapa
yang hanya berkepentingan
terhadap anggaran
dan dirinya sendiri

selama ini di negerimu 
anginpun menjadi badai
matahari bersembunyi
bulan dan bintang tenggelam
burung-burung mati
bunga-bunga layu sebelum berkembang
dan tembang menjadi sumbang
puisi menjadi tak indah lagi

yang tersisa tinggal doa
dalam rintihan
mereka yang tersia-sia
dan teraniaya
untunglah Allah Yang Maha Tahu
masih berkenan memberi waktu
kepadamu untuk memperbaiki negerimu
dari kampus-kampusmu yang terkucil
Ia mengirim burung-burung ababil
menghujani segala yang batil
dengan batu-batu membakar dari sijjil
dan pasukan bergajah abradah kerdil
bagai daun-daun dimakan ulat
beruntuhan menggigil

di negerimu
kini telah menyingsing fajar peradaban baru
jangan tunggu, ambil posisimu
proklamasikan kembali
kemerdekaan negerimu 



*) Puisi-puisi di atas diambil dari kumpulan puisi "Gelap Berlapis - Lapis"
Penerbit : Yayasan 'Al-Ibriz' Rembang bekerja sama dengan Fatma Press Jakarta
Cetakan I - September 1998. Hak cipta pada pengarang.
Last Updated ( Friday, 24 February 2006 )


0 Comments:

Posting Komentar