Senin, 14 November 2011

Senin, November 14, 2011



semilir angin
semakin kencang
sejuk menghujam malam

bulan sembunyi
mengintip lampu jalan
menahan gigil

hujan gerimis
basah hatiku
menggenangi renjana

katak melompat
dari rerumputan
bermain dingin

katak betina
sembunyi diam
menunggu sang pejantan

riuh di kota
sepi di hutan
begitulah rona malam

gula melarut
dalam seduhan kopi
hangatkan rindu

senyum bibirmu
meriak dalam kopi
rindu menguap

bibir berdendang
badan bergoyang
nyanyikan lagu cinta

kopi dituang susu
seperti cinta
kental dan manis

meriak kata
sajak di danau angsa
di sudut malam

telungkup malam
membentang cinta
di atas ranjang malam



Haiku LARUT MALAM

semilir angin
semakin kencang
sejuk menghujam malam

bulan sembunyi
mengintip lampu jalan
menahan gigil

hujan gerimis
basah hatiku
menggenangi renjana

katak melompat
dari rerumputan
bermain dingin

katak betina
sembunyi diam
menunggu sang pejantan

riuh di kota
sepi di hutan
begitulah rona malam

gula melarut
dalam seduhan kopi
hangatkan rindu

senyum bibirmu
meriak dalam kopi
rindu menguap

bibir berdendang
badan bergoyang
nyanyikan lagu cinta

kopi dituang susu
seperti cinta
kental dan manis

meriak kata
sajak di danau angsa
di sudut malam

telungkup malam
membentang cinta
di atas ranjang malam


@ senandung jiwa nyanyian pengembara @
Bintang kejora , Pelalawan Riau 14 Nov 2011


0 Comments:

Posting Komentar