Selasa, 22 November 2011

Selasa, November 22, 2011




Menjaga pernikahan tetap awet bukanlah sesuatu yang mudah. Banyak masalah dalam pernikahan dapat menciptakan krisis bila tak disikapi dengan baik oleh kedua belah pihak.

Seringkali, seseorang tak menyadari ada beberapa kebiasaan mereka yang bisa menyakiti hati pasangan dan memicu masalah dalam hubungan. Berikut empat kebiasaan buruk pernikahan, seperti dikutip dari She Knows.

Menyembunyikan perasaan
Menyesali hubungan dengan pasangan bukan sebuah hal yang baik dalam sebuah pernikahan atau hubungan manapun. Hubungan akan memanas bila kamu menyimpan sendiri rasa tak suka kepada pasangan.

Sebagai contoh, jika suami memiliki kebiasaan suka memotong pembicaraan, jangan diam saja. Biarkan dia mengetahui dan menyadarinya.

Mengabaikan faktor bersenang-senang Semua orang pasti ingin melakukan hal-hal menyenangkan dalam hidup ketimbang menjalankan kewajiban. Tapi, bukan berarti kamu dan pasangan tidak dapat menemukan waktu bersenang-senang di antara rutinitas kalian.

Jika kalian berdua sudah lama tak tertawa bersama atau ingin melakukan sesuatu yang tidak berhubungan dengan pekerjaan rumah tangga, saatnya memberi diri 'liburan'. Menonton film berdua, berkumpul dengan teman-teman, menghadiri sebuah konser musik atau makan malam berdua di restoran bisa mencipta kesegaran dalam kebiasaan rutin.

Menyimpan kebencian
Pertengkaran kerap terjadi di antara pasangan. Tabiat pasangan yang dianggap melupakan momen penting seperti ulang tahun pernikahan atau ulang tahun sering menjadi sumbernya. Namun, jangan simpan kemarahan hingga berlarut-larut.

Jika dia melakukan hal yang membuat kamu merasa jengkel atau marah, dan kamu masih memikirkannya berminggu-minggu kemudian, cari cara mengatasinya. Bicarakan dengan suami dan jelaskan dengan lembut bahwa kamu belum memaafkan apa yang dia lakukan.

Minta penjelasan lebih detail alasan pasangan melakukannya, agar dia meminta maaf lebih tulus. Jika ia telah meminta maaf beberapa kali namun kamu masih merasakan amarah, pikirkan untuk melampiaskan kemarahan kamu pada teman yang dapat dipercaya, untuk keutuhan pernikahan kalian.

Tidak mendengarkan satu sama lainApakah kamu pernah merasa pasangan hanya menonton tanpa mendengarkan apa yang kamu katakan? Apakah kamu  hanya menganggguk dan tersenyum sehingga pasangan menyadari bahwa kamu tak memerhatikannya beberapa menit kemudian? Atau, bisa juga kalian lebih suka menonton televisi daripada bercakap-cakap? Hati-hati, karena pernikahan seperti ini telah ada di ujung tanduk. Kalian perlu saling mendengarkan satu sama lain. Inilah satu-satunya cara agar pasangan tetap saling terhubung. Semakin kamu tidak peduli padanya, semakin jauh kalian berdua, dan sebaliknya.




TahukahKamu.com | sumber: vivanews.com
 Selasa, 22 November 2011

0 Comments:

Posting Komentar