Rabu, 16 November 2011

Rabu, November 16, 2011

SEMAKIN BERJIBUN SAJA ORANG SAKIT JIWA DI NEGERIKU INI


oh, semakin berjibun saja orang sakit jiwa di negeriku ini
negeri yang kaya dengan kota santri,
ribuan pesantren dan para kiyai
ternyata semakin banyak saja para bandit-bandit berdasi,
preman-preman proyek,
cukong-cukong kotor yang mengawini para pejabat koruptor
hingga melahirkan tukang-tukang tipu
dan penindas keadilan rakyat
para elite politik, serta pejabat negara
bergandengan tangan dengan kaum kapitalis
merekayasa berbagai macam intrik bersekongkol maling
menelan rupiah dan valuta asing
demi kepentingan diri sendiri dan relasi
mengisi pundi-pundi kekayaan pribadi


sementara rakyat jelata, orang-orang marjinal digusur,
diusir dari tanah kelahiran
ditendang dari mata pencarian
diusir dari kehidupan
lalu menanam diri di dalam tanah
mengubur duka nestapa
mengubur sisa harapan akan masa depan yang hanya sejengkal ...


aduhai ;
semakin berjibun-jibun saja orang sakit jiwa di negeriku ini ;
lihatlah disana ...!
tawuran, kekerasan dan penindasan
juga kerusuhan berkecamuk dimana-mana,
mewarnai pemberitaan di media massa
semakin hari semakin menggelegar sikap radikal
seperti tumpahan lahar dan magma gunung meletus


di panggung-panggung hiburan
pornografi dan pornoaksi dianggap tidak tabu lagi
sudah menjadi santapan sehari-hari
kita dengan mudah menyaksikan di internet dan di media masa
sehingga supremasi hukum pun sulit bicara


menjual diri bahkan menjual anak semakin enteng saja
orang-orang semakin lancang berbuat dosa
dan tak menghiraukan ancaman masuk neraka


dimana lenyapnya keadilan serta kemakmuran ...?
lalu kemanakah sirnanya nilai rasa cinta kasih antar sesama ..?
apakah ikut tersapu oleh tsunami dan gempa bumi ..?


Woyy ,
semakin berjibun saja orang sakit jiwa di negeriku ini ;
telanjang dada telanjang kaki
telanjang malu ,telanjang iman
mereka ada disana dan disini
berkeliaran di gedung-gedung Dewan,
di setiap perkantoran serta pusat-pusat perbelanjaan
menumpuk di rumah sakit jiwa
berseliweran di emperan-emperan toko, dan lampu-lampu merah
tumpah ruah di jalanan kota bahkan di sepanjang jalan pedesaan,
membawa kotoran dan membawa sampah di kepala
di dalam jiwa dan di kerasnya pancaroba


Amboyy, semakin banyak saja orang sakit jiwa di negeriku ini ...



* obat yang mujarab untuk menyembuhkan penyakit jiwa
segeralah berobat
minum obat
tobat
sebelum ajal sekarat *



Bintang Kejora 06 Agustus 2011
Pelalawan - Riau Indonesia


0 Comments:

Posting Komentar